Jumat, 08 Juli 2011

Komunikasi yang efektif antara konselor dengan klien


KOMUNIKASI KONSELING
Komunikasi disebut efektif apabila tercapai saling pemahaman atau penerima menginterpretasikan pesan yang di terimanya sebagaimana di maksudkan oleh pengirim (komunikator).Keefektifan komunikasi antar pribadi menurut Tubbs dan Moss (2000: 23) ada lima criteria yang harus di penuhi 
Ø  Pemahaman 
Maksudnya komunikasi di anggap efektif apabila penerima menerima pemahaman yang cermat atas pesan yang di sampaikanya.  Misalnya seorang konselor ( komunikator ) memberikan pesan pada klien ( komunikan ) bahwa klien hendaknya menyuun program kerja keseharianya , dan si klien mengerjakan semua apa yang di suruh oleh konselor maka komunikasi antara konselor dengab klien sudah bisa di katakana efektif   
Ø  Kesenangan
Maksudnya bahwa dalam komunikasi tercipta hubunan yang menyenagkan seperti suasana yang kondusif, ngbrol bersama, saling tegur sapa, dll.
Contoh : pada saat terjadi komunikasi antara seorang konselor dengan klien, pada saat itu terjadi saling tegur sapa, mengobrol bersama dan ada flashback dari keduanya maka akan terciptalah suasana yang menyenangkan dan kondusif  
Ø  Pengaruh pada sikap
Maksudnya setelah berkomunikasi maka sikap komunikan menjadi berubah dan tentunya kearah yang positif.
Contohnya: ada seorang klien datang ke konselor untuk menyelesaikan masalah-maalah yang ada pada dirinya, dan si koneslor memberikan memberikan solusi tentang masalah yang ada pada diri klien dan setelah beberapa hari si klien ternyata sudah bisa mengatasi masalah yang ada pada dirinya serta bisa merubah sikapnya menjadi lebih baik dari sebelumnya
Ø  Hubungan yang makin baik
Maksud dari pernyatan di atas adalah bahwa melalui komunikasi antar pribadi seseorang dapat memperbaiki hubunganya.
Contoh : pada saat pembicaraan antara konselor dengan klien terjadi kesalah pahaman penafsiran terhadap pesan yang di sampaikan sehingga terjadi adu mulut maka dengan komunikasi antar pribadi yang lebih efektif dapat mengurangi kesalah pahaman di entra mereka sehingga nereka yang semul salah paham dapat menjadi baik
Ø  Tindakan
Maksudnya bahwa melalui komunikasi antar pribadi komunikasi tidak hanya saja memahami pesan yang di sampaikan tetapi juga melakukan tindakan sesui yang di harapkan komunikator atau ikut berpartisipasi.
Sebagai contoh : dalam proses konselin ( komunikasi antar pribadi ) telah terjdi kesepakatan bersama bahwa klien ( komunikan ) akan melakukan tindakan tertentu, sesuai dengan isi dan proses layanan yang di terimanya, namun klien tidak melakukan apa yang telah di sepakati bersama maka komunikasi antar pribadi tersebut di katakana tidak efektif

Mengapa sering terjadi kegagalan dalam komunikasi antar pribadi :
Kegagalan komunikasi merupakan suatu aspek yang menggambarkn bahwa suatu tindakan dan bentuk komunikasi baik verbal maupun no verbal tidak berjalan dengan maksimal. Kedua gangguan tersebut adalah saluran dan semantik ( Reed H Bake dan Edwin Haroldsen ). Gangguan saluran meiputi setiap gangguan yang mempengaruhi kehandalan fisik penyampaian pesan.
Beberapa hal yang mempengaruhi ganguan semantik :
a)      Kata sukar di mengerti khususnya komunikan
b)      Kesalah pahaman pemikiran
c)      Pola kalimat yang membingungkan penerima pesan
d)     Pola rangkaian pesan yang membingungkan penerima pesan
e)      Perbedaan budaya antara komuniktor dengan komunikan
Dlam tinjauan luas ada beberapa aspek yang menyebabkan kegagalan yaitu:
a)      Perbedaan presepsi
b)      Permasalahan bahasa
c)      Kurang mendengarkan
d)     Perbedaan emosional
e)      Perbedaan latar belkang baik budaya, agama, politik,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar